Leave a comment

terorisme Counter

Detachment 88 is the Indonesian counter-terrorism squad, and part of the Indonesian National Police . Detasemen 88 adalah tim anti-terorisme Indonesia, dan bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia . Formed after the 2002 Bali bombing , the unit has had considerable success against the jihadi terrorist cells linked to Central Java -based Islamist movement Jemaah Islamiah . [ 5 ] Dibentuk setelah bom Bali tahun 2002 , unit telah sukses besar terhadap jihad dikaitkan dengan sel-sel teroris Jawa Tengah yang berbasis Islam gerakan Jemaah Islamiyah .

Within the next three months after the 2002 Bali bombing, various militants, including the attack’s mastermind Imam Samudra , the notorious ‘smiling-bomber’ Amrozi , and many others were apprehended [ 6 ] . Samudra , Amrozi , and Amrozi’s brother Ali Ghufron were executed by firing squad on November 9 2008. Dalam bulan-bulan berikutnya tiga setelah bom Bali 2002, militan berbagai, termasuk serangan’s dalang Imam Samudra , yang ‘terkenal tersenyum-bomber ” Amrozi , dan banyak lainnya ditahan  . Samudra , Amrozi , dan adik Amrozi Ali Ghufron dihukum mati oleh regu tembak pada 9 November 2008.

On November 10 2005, bomb expert and senior player in Jemaah Islamiah , Malaysian Dr Azahari Husin , along with two other militants were killed in a raid of a house in Malang , East Java [ 7 ] . Pada tanggal 10 November 2005, ahli bom dan pemain senior dalam Jemaah Islamiyah , Malaysia Dr Azahari Husin , bersama dengan dua militan lainnya tewas dalam serangan terhadap sebuah rumah di Malang , Jawa Timur .

The police forces uncovered JI’s new command structure in March 2007 and discovered a weapons depot in Java in May 2007. Abu Dujana , suspected leader of JI’s military wing and its possible emir, was apprehended on June 9, 2007. [ 8 ] Polisi menemukan perintah pasukan struktur baru JI di Maret 2007 dan menemukan depot senjata di Jawa pada Mei 2007. Abu Dujana , tersangka pemimpin sayap militer JI dan emir yang mungkin terjadi, itu ditangkap pada tanggal 9 Agustus 2007.

As of May 2008, Indonesian police have arrested 418 suspects, of which approximately 250 have been tried and convicted. Pada Mei 2008, polisi Indonesia telah menangkap 418 tersangka, yang sekitar 250 telah diadili dan dihukum. According to sources within Detachment 88, the JI organisation has been “shrunk”, and many of its top operatives have been arrested or killed. [ 5 ] Menurut sumber di Detasemen 88, organisasi JI telah “menyusut”, dan banyak operasi puncaknya telah ditangkap atau dibunuh.

On July 17 2009, two blasts ripped two Jakarta hotels, JW Marriott and Ritz-Carlton, killing seven [ 9 ] . Pada tanggal 17 Juli 2009, dua ledakan merobek dua hotel Jakarta, JW Marriott dan Ritz-Carlton, menewaskan tujuh . It was the first serious attack for the country in the last five years. Ini adalah serangan serius pertama bagi negara dalam lima tahun terakhir. The police stated that it was committed by a splinter, yet more radical, group of JI, led by the man dubbed as the most wanted terrorist in Southeast Asia, Noordin Top . Top was killed in a raid two months later on September 17 2009 in Solo , Central Java [ 10 ] . Polisi menyatakan bahwa perbuatan tersebut dilakukan oleh serpih kayu, namun lebih radikal, kelompok JI, yang dipimpin oleh orang yang dikenal sebagai teroris yang paling dicari di Asia Tenggara, Noordin Top . Top tewas dalam serangan dua bulan kemudian pada tanggal 17 September 2009 di Solo , Jawa Tengah [10] . All members of his cell were either killed or captured, including the recruiter and field coordinator of the attack, Ibrohim , killed on August 12 2009 [ 11 ] , and the one said to be his successor, Syaifudin Zuhri , killed on October 9 2009. Semua anggota selnya entah dibunuh atau ditangkap, termasuk perekrut dan koordinator lapangan serangan, Ibrohim , tewas pada 12 Agustus 2009  , dan satu kata untuk menjadi penerusnya, Syaifudin Zuhri , dibunuh pada tanggal 9 Oktober 2009. After Top, many believed that terrorism in Indonesia had ran out of charismatic leaders, and grew insignificant. Setelah Atas, banyak yang percaya bahwa terorisme di Indonesia telah berlari keluar dari pemimpin karismatik, dan tumbuh tidak signifikan. According to South East Asian terrorism expert and director of South East Asia International Crisis Group , Sidney Jones, Top’s death was “a huge blow for the extremist organizations in Indonesia and the region” . [ 12 ] Menurut ahli Asia Tenggara terorisme dan Direktur Asia Tenggara International Crisis Group , Sidney Jones, kematian Top adalah “pukulan besar bagi organisasi-organisasi ekstremis di Indonesia dan wilayah”.

On March 9 2010, Dulmatin , a senior figure in the militant group Jemaah Islamiyah (JI) and one of the most wanted terrorists in Southeast Asia was killed in a police raid in Pamulang , Jakarta by Detachment 88 . [ 13 ] Pada tanggal 9 Maret 2010, Dulmatin , seorang tokoh senior kelompok militan Jemaah Islamiyah (JI) dan salah satu dari teroris yang paling ingin di Asia Tenggara tewas dalam serangan polisi di Pamulang , Jakarta oleh Detasemen 88 .

kesimpulan:

Kenapa harus teroris? kenapa ada teroris? emang gak ada kejaan lain selain ngebom? kenapa mereka tidak mengerjakan sesuatu yang berguna? kenapa mereka tidak meciptakan kedamaian? kenapa mereka tidak sesuatu yang harmonis?, kenapa mereka tidak berusaha mendekatkan diri kepad Tuhan? Kenapa mereka tidak membantu menjaga dunia ini? Kenapa mereka mengacam? Kenapa mereka melakukan terror? Kenapa harus ada korban yang jatuh? Kenapa mereka harus membunuh orang? Kenapa masyarakat yang tak berdosa ikut jadi korban? Kenapa mereka bebuat jahat?  Apa karna UANG atau suatu JABATAN.

Semua jawabanya ada pada dirinya sendiri. Mereka harus diberikan cahaya agar dapat bersama sama melawan kejahatan, dan membantu menumbuhkan jutaan bunga mekar di hatinya agar semua mahkluk dapat hidup dengan damai.

referensi google.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: